Jumat, 16 Agustus 2013

30 ORANG PUTRA/PUTRI NTT MENGIKUTI PENDIDIKAN PROFESI GURU

Guru merupakan jabatan profesional yang memberikan layanan ahli dan menuntut kemampuan akademik dan pedagogik yang memadai. Guru sebagai jabatan profesional harus disiapkan melalui program pendidikan yang relatif lama dan dirancang berdasarkan standar kompetensi guru. Oleh sebab itu diperlukan waktu dan keahlian untuk membekali para lulusannya dengan berbagai kompetensi, dari penguasaan bidang studi, landasan keilmuan kegiatan mendidik, sampai strategi menerapkannya secara profesional di lapangan.

Sebanyak 30 orang putra/pitri terbaik NNT mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru Terintegrasi (PPGT). Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan guru SMK pertanian di Nusa Tenggara Timur. Calon guru tersebut bukan hanya sekedar memenuhi kekurangan guru di SMK  pertanian tetapi juga diharapkan akan menjadi guru yang profesional dibidangnya, karena sampai saat ini belum ada LPTK yang menghasilkan guru khusus SMK pertanian.
 Pelaksana PPGT tersebut adalah Politeknik Pertanian Negeri (POLITANI) Kupang yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sebagai LPTK terpercaya dalam menghasilkan tenaga pendidik yang profesional. UNY telah memiliki pengalaman cukup panjang dalam mempersiapkan guru secara terintegrasi antara pendidikan akademik kependidikan dengan pendidikan profesi yang dikenal dengan sistem concurrent/terintegrasi. Dalam sistem yang terintegrasi, pembentukan kompetensi akademik bidang keahlian dilaksanakan berdampingan dengan pembentukan akademik kependidikan yang bermuara pada latihan praktik di tempat otentik yaitu sekolah.
Perekrutan peserta PPGT dilakukan di POLITANI Kupang yaitu lulusan ahlimadia POLITANI Kupang dari berbagai angkatan. Peserta diseleksi secara ketat karena yang dibutuhkan hanya sebanyak 30 orang dari 86 orang yang mendaftarkan diri. Kemampuan yang diuji adalah kemampuan akademik dilakukan dengan tes tertulis dan kemampuan komunikasi yang diuji melalui wawancara oleh beberapa dosen terpercaya dari UNY. Semua peserta merupakan putra dan putri terbaik Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki tekat mencerdaskan generasi baru NTT.
Peserta yang dianggap lulus harus mengikuti kuliah dalam rangka peralihan jenjang dari Ahlimadia (D3) ke Sarjana Sains Terapan (D4) untuk memenuhi ketentuan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, mewajibkan guru memiliki kualifikasi akademik Sarjana (S1/D4), kompetensi, dan sertifikat pendidik. Peralihan jenjang dilaksanakan di POLITANI Kupang selama satu tahun. Semua peserta dialihkan ke program studi penyuluhan pertanian. Peralihan jenjang tersebut telah dilaksanakan dan peserta diwisudana bersamaan dengan mahasiswa reguler pada bulan Oktober 2012.
Setelah memenuhi ketentuan kulifikasi akademik, peserta diarahkan untuk mengikuti workshop PPG di UNY. Dalam pelaksanaan workshop tersebut peserta dilatih tentang banyak hal yang harus dipenuhi oleh seorang guru yang profesional. Peserta menghasilkan berbagai dokumen hasil workshop sebagai guru profesional yang dilaksanakan kurang lebih selama lima bulan.
Selain melaksanakan workshop peserta juga melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dalam rangka menerapkan dan menambah keterampilan peserta dalam upaya  menjadi pendidik yang profesional. PPL dilakukan dua tahap, yaitu tahap pertama dilaksanakan PPL lokal yaitu melaksanakan PPL di beberapa SMK pertanian di daerah Yogyakarta dan beberapa SMK pertanian di daerah Jawa Tengah. PPL lokal dilaksanakan selama Bulan Maret sampai  Bulan Juni 2013. Kemudian dilanjutkan dengan PPL di daerah Terdepan Terluar dan Tertinggal (3T) yang dilaksanakan di beberapa SMK pertanian di Kalimantan Timur dan  beberapa SMK pertanian di Kalimantan Barat. Pelaksanaan PPL ke-dua dari Bulan Juli sampai Bulan Oktober 2013.
Ujian kompetensi akhir akan dilaksanakan setelah pelaksanaan PPL ke-dua, yang dinyatakan lulus akan diwisudakan dan diberi sertifikat pendidik yang menerangkan bahwa guru tersebut sudah profesional dan siap untuk bekerja secara profesional. Setelah diwisudakan calon guru profesional tersebut dipulangkan ke daerah asalnnya NTT dan siap mencerdaskan Generasi baru NTT.   By Kristo........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Saya sangat mengharapkan komntar anda