Senin, 06 Mei 2019

KEMATIAN KEPALA DESA TERONG YANG MISTERIUS DAN HOROR

Kallian mungkin pernah mendengar informasi tentang beberapa orang di berbagai belahan bumi yang menghilang secara misterius. Diantaranya Maura Murray, dia adalah Mahasiswi di Universitas Massachusetts yang menghilang sejak tanggal 9 Februari 2004 hingga sekarang tidak ada kabarnya. Maura menghilang dari sebuah mobil miliknya saat dia mengalami kecelakaan menabrak sebuah pohon yang ada di pinggir jalan, kemudian dia menghilang dari dalam mobil. Berikutnya adalah Michael Negrete yang menghilang sejak tanggal 4 Desember 1999. Dia mematikan komputernya pada pukul 04.00 pagi setelah semalaman bermain Game dengan teman – teman sekamarnya. Setelah pukul 09.00 pagi teman – temannya tidak menemukannya dan herannya dia tidak membawa apapun barang miliknya selain pakaian yang ada di badannya. Bahkan dompet dan sepatunya masih lengkap ada di Kamarnaya dan tidak ditemukan lagi.

Kejadian serupa terjadi pada Edwardus Talus. Seorang Kepala Desa (Kades) Terong, kecamatan Satarmese Barat Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur. Dia akrab disapa Edi oleh warga desanya maupun orang – orang disekitarnya. Pria yang berusia 50 tahun ini menghilang sejak tanggal 22 April 2019. Hari itu adalah hari Raya Minggu Paskah yang dirayakan oleh umat kristiani seluruh dunia.

Dengan alasan tertentu Edi tidak ikut merayakan paskah di Gereja Paroki Narang pada hari itu. Dia memilih tinggal di rumah bersama salah seorang anaknya yang mengalami gangguan pendengaran sejak kecil, hingga tidak dapat berkomunikasi dengan baik. Sementara isteri dan anaknya yang lain keluar dari rumah ke Gereja pada pukul 06.00 pagi. Sepulangnya dari Gereja, Isteri sudah tidak menemukan suaminya lagi. Di rumah hanya ada anaknya yang susah diajak komunikasi. Ibunya tidak dapat memperoleh informasi yang jelas dari anaknya tentang suaminya. Sang isteri tidak sampai menduga bahwa suaminya itu telah hilang. Dia hanya berpikir mungkin lagi silaturahmi ke tetangganya, karena dia masih menemukan dompet suaminya yang tergeletak di atas meja dan tidak satupun sepatu yang hilang.

Sesuatu yang mengherankan adalah sandal yang biasa dipakai suaminyapun tidak satupun yang hilang. Ini artinya bahwa Edi keluar rumah tanpa mengenakan alas kaki apapun dan itu sesuatu yang sedikit janggal menurut istrinya. Istrinya mulai merasa sesuatu yang agak aneh. Sepengetahuannya sebelum ke Gereja Edi mengenakan kaos oblong dan celana pendek yang biasa dipakainya ketika bersantai di rumah. Lebih aneh lagi ketika dua cincin yang biasa melingkar dijarinya dilepas dan ditinggalkan dekat pintu kamar. Itu adalah hal yang tidak biasa Edi lakukan.

Sang isteri mencoba cari ke tetangganya yang kebetulan hari itu lagi bikin acara adat penamaan tradisi masyarakat setempat. Edi sekeluarga memang mendapatkan undangan untuk acara tersebut. Lagi – lagi di sana dia tidak menemukan suaminya. Bahkan pengakuan pemilik acara bahwa Edi memang belum terlihat menghadiri acara tersebut.

Sampai sore hari Edi belum pulang juga bahkan hingga malam hari. Isterinya mulai resah dan kebingungan apa yang terjadi. Edi membawa telepon genggam miliknya tetapi tidak aktif ketika dihubungi. Panik, mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan suasana hati sang isteri. Timbul banyak pertanyaan di dalam benaknya. Jika dia pergi jauh, masa dia nggak mengenakan alas kaki apapu ?? masa dia pergi bertugas menggunakan kaos oblong dengan celana pendeknya?? Sepeda motor miliknya pun masih diparkir depan rumahnya seperti biasa kalau dia lagi berada di rumah. Spekulasipun banyak. Ada yang berpendapat bahwa mungkin dia ke kebun miliknya, tapi hingga malam tidak pulang juga. Ada juga yang berpendapat miring, bahwa dia melarikan diri karena terjerat kasus korupsi di desanya, tetapi kepala inspektorat kabupaten manggarai Leok E.P. Sripurwati, SH, menjelaskan bahwa belum ada pemeriksaan untuk Desa Terong tersebut. Dugaan warga yang paling seram dan horor adalah bahwa Edi dilarikan oleh jin atau roh halus yang ada dan berkeliaran di kampung tersebut.

Hari sudah malam. Yang panik bukan hanya isteri Edi, tetapi semua keluarga besar Edi dan seluruh warga Desa Terong dan sekitarnya. Warga berinisiatif untuk mencari Edi di sekeliling kampung di kebun dan di tempat – tempat yang dipercayai angker oleh warga setempat. Perlu saya jelaskan bahwa kampung tersebut masih dikelilingi oleh hutan, padang dan diapiti oleh beberapa kali kecil yang berukuran sedang. Selain dicari oleh warga, keluarga juga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polisi, karena sudah menghilang selama 24 jam.

Pencarian terus dilakukan. Beberapa ritual adat kepercayaan warga setempat dilakukan, seperti mencari sambil memukul gong dan gendang yang diyakini dapat menemukan orang yang dilarikan oleh jin yang usil. Beberapa paranormal diikutsertakan dalam pencarian tersebut. Keterangan paranormalpun bermacam macam. Ada yang menunjuk lokasi tertentu bahwa Edi berada di tempat tersebut, tetapi ketika dicek warga tidak menemukan siapapun. Ada yang mengatakan bahwa dia sedang berada di sebuah gua tetapi tidak jelas lokasinya di mana. sungguh sangat menyeramkan dan menakutkan. Ada yang mengatakan masih hidup, ada juga yang mengatakan dia sudah meninggal. Pihak kepolisisanpun tidak menemukan gambaran yang jelas tentang keberadaan Edi.

Kejadian tersebut membuat warga kampung jadi ketakutan sampai – sampai kemana – manapun tidak bisa sendirian. Selama kurang lebih dua minggu pencarian terus dilakukan tetapi hasilnya tetap sama tidak ada gambaran apa – apa. Warga sudah menyerah. mereka kemudian menjalankan aktifitas mereka masing – masing yang ditunda karena pencarian tersebut, karena roda kehidupan terus berjalan. Semuanya diserahkan ke pihak kepolisian.

Hingga pada hari senin tanggal 6 Mei 2019, seorang pemburu ingin menyalurkan kembali hobinya yaitu berburu. Namanya Lipus Harum. Dia adalah warga setempat, pekerjaannya adalah petani tetapi dia hobi berburuh. Awalnya dia mencium bau bangkai, dalam pikirannya mungkin ada ternak warga yang sudah lama mati di sekitar tempat itu. Dia mengikuti bau itu dan dia menemukan sesosok tubuh manusia mengambang dengan wajah menghadap ke bawah. Sekitar pukul 15. 00 atau jam 3 sore Lipus menemukan mayat tersebut. Tentu saja anda tahu apa yang terjadi dengan Lipus, bagaimana rasanya di sebuah hutan yang angker sendirian dan menemukan tubuh tak bernyawa.

Foto asli TKP (diambil dari kumparan.com)

Lipus kemudian duduk melemah. Rasanya seperti seluruh energinya disedot oleh sesuatu yang berenergi besar. Dengan sedikit energi yang tersisa Lipus mencoba menginformasikan kejadian tersebut dengan menelepon salah satu warga kampung. Dia menyampaikan bahwa dia menemukan sesosok tubuh manusia mengambang di air tetapi dia tidak mengenalnya karena wajahnya menghadap ke bawah. Informasi tersebut menyebar luas dengan cepat, warga kampung dan bahkan dari berbagai desa datang ke tempat itu untuk melihatnya. Meskipun wajahnya menghadap ke bawah tetapi dari pakaian yang dikenakannya sudah dapat diketahui bahwa itu adalah Edi yang selama ini sedang dicari.

Jika dilihat dari tekstur tubuhnya yang sudah hancur, dan baunya yang sudah membusuk, sepertinya dia sudah meninggal beberapa hari yang lalu. Polisipun dipanggil sebelum mayat diangkat untuk dilakukan investigasi. Selain itu dokter dan tim medis lainnya ikut datang untuk melakuan otopsi sebelum mayatnya dimakamkan.

Ini adalah sebuah kisah nyata yang benar - benar terjadi dan sangat misterius sekaligus horor. Pertanyaan besar dari kejadian tersebut adalah, Bagaimana kejadian itu bisa terjadi ???? Apa Motivnya ????? Siapa yang melakukannya ???? Mungkin alam dan waktu yang akan menjelaskan.

By. Ariz Temang

Sabtu, 03 Februari 2018

CERPEN KEREN TERBARU

CINTA SEBRANG PULAU

Namanya “Asty”. Dia adalah gadis cantik dari sebuah pulau kecil yang memiliki kebudayaan yang cukup kental. dia salah satu guru di sebuah Sekolah menengah di desanya. Dia dilahirkan dari keluarga bangsawan alias golongan darah biru. Daerah tersebut masih sangat kental dengan penggolongan masyarakat berdasarkan tingkatannya, apalagi di desa Asty. Di rumahnya memiliki beberapa orang “hamba” yang akan bertugas untuk melayani tuannya yaitu keluarga Asty.

Asty menyelesaikan pendidikan tinggi di kota provinsi. Di sana dia menemukan tambatan hatinya. Dia adalah Aldy. Dia laki – laki setia yang sangat menyayangi asty. Aldy teman sekelas asty. Mereka mengambil jurusan yang sama. Aldy berasal dari pulau lain yang tentu saja memiliki kebudayaan yang jauh berbeda dengan wanita cantik yang dicintainya.

Keseharian mereka sangat akrab. Mereka adalah sepasang kekasih yang saling menyayangi. saling membantu antara satu dengan yang lain. Kedewasaan cintah sangat ditonjolkan dalam hubungan mereka. Mereka suda saling merasa bahwa kekasihnya itu adalah jodohnya. Susah dan senang mereka lalaui bersama.

Cinta Aldy di coba saat Asty mengalami sakit berat. Asty sekarat dan tidak sadarkan diri. Ia harus dilarikan ke rumah sakit. “Maaf apa hubungan saudara dengan pasien?”, “Dia adik saya dok”. Jawab Aldy saat ditanya dokter dalam ruangannya. “ Jadi begini, adik anda mengalami gagal ginjal dan satu – satunya cara adalah dia harus dioperasi”, tapi kami sulit mendapatkan ginjal penggantinya, karena kita harus menemukan orang yang rela memberikan satu ginjalnya untuk adik anda malam ini juga”. Dokter memberikan penjelasan kepada Aldy. Saat itu Aldy mulai resah, bingung apa yang harus dilakukan.

Didorong oleh rasa cinta dan kasih sayangnya kepada Asty, maka Aldy langsung mengejar dokter yang baru saja pergi dan ingin mengatakan bahwa ia siap merelakan sala satu ginjalnya untuk didonorkan kepada Asty. “Tapi ingat dok, jangan katakan kalau aku yang memberikan ginjal untuknya”. Aldy menutupi hal ini karena dia tidak ingin Asty merasa hutang nyawa padanya. Dia hanya ingin Asty mencintainya dengan tulus, seperti cintanya yang sungguh mulia dan tulus kepada Asty. tanpa berlama – lama dokter segera melakukan operasi tersebut.

Setelah beberapa jam dioperasi, mereka dikeluarkan dan dirawat di ruangan berbeda sehingga mereka tidak saling melihat. Saat Asty menyadarkan diri, dia hanya melihat Santi temannya duduk di samping tempat tidurnya. “Akhirnya kamu sadar juga”. Kata santi dengan wajah senang sambil tangannya mengusap kepala Asty. Di ruangan lain Aldy pun sudah menyadarkan diri tapi masih lemah karena baru saja dioperasi. Dia ingin sekalai melihat kondisi Asty kekasihnya. “Mana Aldy?” Asty menanyakan kekasihnya kepada Santy. “Aku jg tida tau dia di mana? saya sudah menghubungi nomornya tapi tidak aktif”. Santy coba menyembunyikan keberadaan Aldy sesuai perjanjian mereka.

Asty terlihat sangat kecewa. Ia sangat mengharapkan kekasihnya ada di sampingnya bahkan memeluknya saat dirinya lagi sakit. “Di saat aku lagi sakit seperti ini, dia malah pergi meninggalkan aku sendirian, aku benci sama kamu Al”. Asty berbicara kesal dalam hatinya dan meneteskan air mata di pipinya yang masih pucat. Ia merasa tidak diperhatikan oleh kekasihnya.

Beberapa jam kemudian Aldy muncul dengan sempoyongan masuk ke ruangan tempat Asty dirawat. Ternyata dia memaksakan dirinya yang masih lemah. Ia tidak sabar ingin melihat kondisi kekasihnya yang baru saja dioperasi. Walaupun masih dalam kondisi lemah, ia tetap berusaha tegar demi menutupi semua apa yang sudah ia lakukan. Asty membuang mukanya ke samping saat melihat Aldy memasuki ruangan itu. Ia menujukkan rasa kekecewaannya. Aldy mendekati tempat tidurnya. “Sayang”. Aldy memanggil kekasihnya sambil tangan kanannya mengusap kepala Asty perlahan lalu tangan kiri memegang tangannya. “Lepaskan.... aku tidak membutuhkanmu”. Asty mengatakan hal itu dengan nada kasar sambil membuang tangan Aldy yang sementara mengusap sayang kepalanya. “Kamu sudah berubah Al, bahkan kamu tidak ada saat aku lagi sakit parah seperti ini. Aku ini mau mati Al... Aku sedih sendiri di sini dan kamu apa??? Enak – enakan di luar sana.” Asty memarahi Aldy dengan nada yang terbata – bata dan air mata terus mengalir dari mata indahnya menandakan ia sangat sedih dan marah.

“ Maafkan aku sayang, aku suda berbuat salah, aku sudah melakukan kesalahan besar sayang, aku memang laki – laki bodoh, aku sama sekali tidak bergunaaaaaaa”. Aldi tunduk sambil menangis keras, iya menjatuhkan kedua lututnya dilantai samping tempat tidur kekasihnya sambil terus memohon maaf kepada kekasihnya. Air matanya mengalir semakin deras. Sebetulnya yang dia tangisi adalah tangis kebahagiaan karena melihat kekasihnya bisa diselamatkan. iya menjatuhkan lututnnya ke lantai karena ia merasa pusing, kondisinya masih lemah. Sementara Santi juga ikut meneteskan air mata merenungkan ketulusan cinta Aldy pada Asty.

Setelah keluar dari rumah sakit, Aldy semakin sering berkunjung ke kos – kosan Asty untuk membawa buah. Kebanyakan Mahasiswa di daerah itu memang lebih suka tinggal di kost ketimbang harus membayar kontrakan yang cukup mahal. Asty akhirnya memaafkan aldy setelah aldy selalu memberi perhatian padanya. meskipun dirinya sendiri juga dalam keadaan sakit dan membutuhkan perhatian lebih. mereka kemudian menjalankan hubungan seperti biasanya, karena mereka memang saling mencintai.

beberapa tahun kemudian, di suatu hari yang sangat bahagia. mereka berdua diwisudakan sebagai sarjana di hari yang sama . Sebuah suasana yang sungguh luar biasa bagi semua orang yang pernah merasakan. Wisuda adalah saat yang sangat diimpi – impikan oleh semua mahasiswa. Perlahan Aldy dengan memakai toga mendekati dan memeluk Asty dengan Erat. Asty pun membalas pelukan Aldy dengan hangat. Mata yang sudah berkaca – kaca bertumpukan air dan mengalir membasahi wajah cantik yang sudah di make up sejak pagi. Mereka meneteskan air mata kebahagiaan, merasa berhasil karena mereka saling mendukung dan saling membantu dalam segala hal. suasana ini mereka rayakan dengan makan bersama baik keluarga maupun teman – teman mereka. Senyuman manis selalu di tampilkan dari bibir mungil mereka, menunjukkan mereka sedang sangat berbahagia. Mereka merasa seperti berhasil membawakan tumpukan emas murni dari lembah curam yang dalam ke puncak gunung yang tinggi.

Kebahagiaan sudah selesai. saatnya mereka berpisah, karena memutuskan pulang ke daerah masing – masing untuk mencari pekerjaan. Aldy menyempatkan diri mengantar kekasihnya ke pelabuhan, sementara dia sendiri harus pulang ke daerah lain yaitu di pulau yang berbeda. “Sayang aku sangat mempercayaimu, jaga cinta kita berdua, aku akan menyusul untuk menikahimu”. Aldy menyampaikan pesan itu saat dia memegang kedua tangan Asty. lagi – lagi tangisan dan air mata kembali menemani suasana haru perpisahan tersebut. “Iya sayang, aku akan selalu setia menunggumu di sana, aku sayang sama kamu”. Kata – kata Asty yang terputus – putus menahan kesedihan dan air mata. “ Mohon perhatian, bagi para pengunjung, pengantar, dan pedagang asongan atau siapa saja yang tidak berkepentingan, segera keluar dari kapal, karena kapal akan segera dibeangkatkan”. Kata – kata yang di sampaikan oleh kapten kapal itu seakan memakasa agar sepasang kekasih yang saling mencintai itu segera berpisah.

Mendengar kalimat itu Aldy pamit dan pergi meninggalkan Asty. Asty terus mengamati langkahnya keluar. Kurang lebih lima meter dia melangkah, Aldy menoleh dan melihat wajah sedih Asty yang sedang mengamatinya. Tanpa mempedulikan orang banyak, Aldy segera kembali dan meraih tangan Asty lalu memeluknya erat. Bibirnya langsung mendarat di kening halus perempuan yang cantik itu. Aldy ingin memeluknya lebih lama lagi tapi dia harus segera keluar karena sedikit lagi kapal berangkat. “Hati – hati ya sayang, jaga mata dan jaga hati”. pesan terakhir Aldy sambil jari telunjuknya mengarah ke dada Asty persis lurus ke hatinya. “ iya sayang kamu juga hati – hati di sana”. Jawab Asty menahan tangis. Aldy segera keluar dari kapal dan tidak ingin memandangnya lagi. Dari dermaga Aldy hanya bisa melambaikan tangan mengucapkan selamat tinggal pada kekasihnya.

Aldy harus menjalin hubungan jarak jauh dengan kekasihnya alias LDR. Asty diterima sebagai guru di salah satu SMA di daerahnya, sedangkan Aldy bekerja di sebuah LSM yang bergerak di bidang pendidkan. Aldy juga aktif dalam kegiatan keagamaan. Komuikasi menggunakan seluler adalah pilihan terbaik untuk meghilangkan rasa kangen diantara mereka. Itupun jika Asty berada di tempat yang dijangkau signal. Maklum beberapa bagian daerah Asty belum dijangkau signal. Mereka selalu berkomunikasi tentang keseharian mereka masing – masing. Saling berbagi cerita lucu hingga cerita yang sedih. Mereka bertahan saling setia dan menjalankan itu selama beberapa tahun.

Asty sempat menceritakan hubungan mereka kepada orang tua dan keluarganya. Keluarga dan orang orang tua tidak menyetujui jika Asty menikah dengan orang yang berasal dari luar daerah itu. Asty coba membujuk keluarganya dengan menceritakan tentang kebaikan dan ketulusan Aldy dalam mencintainya. Itupun dia tidak pernah tahu bahwa salah satu organ di dalam tubuhnya adalah milik aldy, sehingga dia tidak pernah menceritakan hal itu kepada keluarganya. Keluarga tetap pada pendirian tidak menyetujui hubungan mereka. Keluarga hanya ingin agar dia menikah dengan orang dari daerahnya yang memiliki kebudayaan yang sama dan berasal dari keluarga bangsawan sama seperti keluarga Asty.

saat itu Asty mengalami sebuah dilema yang besar. Dirinya terasa hampa. Ia merasa seperti daun kering yang jatuh, tidak bersayap dan tidak bertenaga. Hanya mengikuti tiupan angin yang tidak tentu arah. Apakah dia akan jatuh ke air dan dibawa ke laut? Ataukan jatuh ke api yang berkobar dan lenyap? Atau mungkin akan ditangkap oleh merpati dan dijadikan sarangnya. Pandangan yang kosong tidak berisi selalu muncul dari sorot matanya yang tajam. Ia mencoba menutupi itu kepada kekasihnya. Tetapi bagaimanapun ia harus menceritakan itu semua agar hubungan mereka diperjelas. Aldy pun tak bisa berbuat banyak. Ia adalah penikmat cinta yang tulus. Ia tidak ingin orang lain terbebani karna cintanya. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Asty untuk menentukan keputusannya.

Asty sangat sulit untuk mengambil keputusan ini. Ia sudah terlanjur cinta sama Aldy. Apalagi jika dia tau bahwa dia berhutang nyawa sama Aldy. sambil menunggu keputusan yang jelas atau menanti anugerah dari Tuhan, mereka menjalani hubungan seperti biasa, hingga munculnya seorang guru baru di tempat kerja Asty.

Dia adalah Poca. Poca berasal dari pulau yang berbeda dari Asty dan juga Aldy. Dia berasal dari pulau lain yang juga memiliki budaya dan adat istiadat yang berbeda dengan mereka. Setelah beberapa bulan mengajar, Poca mulai dekat dengan Asty, tetapi mereka hanya berteman biasa. Mereka suda saling terbuka bahwa Asty memiliki kekasih di pulau seberang sedangkan Poca juga Suda punya kekasih di pulau asalnya. Poca juga menjalankan hubungan LDR dengan kekasihnya.

Api cemburu muncul dan membakar hati Aldy ketika dia tahu bahwa Poca selalu dekat dengan Asty. Aldy mengkhawatirkan jika kekasih pujaannya mencintai orang lain. Ia selalu marah – marah dan berbicara kasar sama Asty. Meskipun Asty sudah menjelaskan berkali – kalai tentang hubungannya dengan poca yang hanya berteman biasa, tetapi ia meragukan Asty. Api itu menyala dan susah dipadamkan, ketika Asty ketahuan berbohong tentang keberadaannya saat mengantar Riny teman gurunya ke bandara. Saat itu poca dan beberapa teman guru yang lain ikut mengantar Riny. Asty yang sudah tidak tahan dengan tingkah Aldy, terpaksa melakukan kebohongan itu, hingga mereka harus bersepakat untuk memutuskan hubungan mereka. Ungkapan marah tapi juga rindu terlihat dari tulisan mereka di akun facebook masing – masing. Tetapi mereka meyakini bahwa mengakhiri hubungan tersebut adalah keputusan yang terbaik.

Masa tugas Poca pun selesai. Ia harus pulang ke daerahnya dan meninggalkan teman – temannya. Asty dan Aldy hilang komunikasi sejak mereka bersepakat untuk mengakhiri hubungan mereka. Asty kemudian menemukan jodohnya dan menikah dengan seorang pria tampan. Dia adalah Randi. Pria dari keluarga bangsawan dari desa tetangganya. Aldy pun menikah dengan seorang wanita cantik dari daerahnya. Hingga kini Asty belum mengetahui siapa malaikat yang merelakan organ tubuhnya untuk menyelamatkan nyawanya.

Itukah cinta yang sesungguhnya ?

Memberi tanpa mengharapkan imbalan.

Mencintai tanpa harus memiliki.

Merelakan segalanya demi cinta.

Bahagia hanya karena melihat dia tersenyum.

kebahgiaan ada pada bibir manisnya

keindahan bersuber dari matanya yang bening

Kedamaian hanya dari hatinya

Poca Ds.

Rabu, 03 Januari 2018

Kata ayam tentang kehidupan

Suatu ketika, seekor induk ayam baru saja menetaskan telur - telurnya menjadi lima ekor anak ayam, sedangkan sebutir telur tidak menetas. Seperti biasa ayam yang sudah menetas biasanya langsung berjalan mengikuti induknya untuk mencari makanan. Hiangga suatu hari ayam pertama dengan tidak sengaja menginjak pinggir tempurung kelapa yang sedang terbuka. Karena beratnya badan ayam, tempurung tersebut berbalik lalu menutup anak ayam tersebut. Rasanya gelap gulita, dia tidak melihat apa - apa. Ia berusaha untuk keluar tapi tidak bisa. Tidak bisa melihat induk dan saudara - saudaranya. Kejadian yang begitu cepat membuatnya berpikir bahwa induk dan saudaranya mengalami hal yang sama sepertinya yaitu berada dalam tempat yang sempit dan gelap. Setelah pulang ke rumah, induknya baru menyadari dia telah kehilangan seekor anak kesayangannya. Iya mencoba mencarinya tapi tidak ditemukan lagi. Air mata kesedihan menetes dari mata bening induknya. Ia tetap berusaha tegar untuk menghidupkan anak - anaknya. Anak ayam pertamapun kelaparan dan mati.

Di waktu yang lain seekor elang datang dan menerkam ayam ke- dua. Kaki yang besar dan kuat menggenggam tubuhnya hingga tidak dapat bergerak. Kukunya yang tajam menusuk kedalam daging memperkuat cengkraman. Lalu yang paling sakit adalah saat ia mencabik - cabik bulu dan daging ayam itu lalu dimakannya. Saat itu pula ayam itu menghembuskan napas terakhirnya. Hati induk ayam kembali teriris melihat anaknya direnggut si elang.

Seiring berjalannya waktu anak - anak ayam itu semakin besar. Induk ayam harus berpisah dengan tiga ekor anaknya karena dia harus kembali bertelur. Diberinya nasihat kepada tiga anaknya untuk bisa mandiri dalam mencari makan. Saling melindungi dan menyayangi antara satu dengan yang lain. Saling memberi kode jika ada bahaya yang mengancam. Lalu induknya pergi karena dia merasa telurnya akan segera keluar.

Beberapa minggu setelah mengeram, induknya kembali menemukan anak-anaknya. Sayangnya mereka hanya tersisa dua ekor. "Mana saudaramu yang ke - tiga?". Tanya induk kepada dua ekor anaknya. Anak yang ke empat memalingkan wajahnya ke kiri dengan raut yang sedih sambil menahan air mata yang sudah terkumpul semakin banyak di kedua matanya. Mereka merasa bersalah dan tidak berani menatap mata induk mereka. Ayam ke - lima hanya tunduk diam dan tidak menjawab apa - apa. Lalu sekali lagi induknya menanyakan pertanyaan yang sama tetapi dengan nada yang lebih tinggi. "Malam itu kami baru saja memulai tidur, Tiba-tiba tuan kita datang dan mengambilnya lalu masuk ke dalam rumahnya. Lalu kami mendengar dia berterak dengan suara yang kurang jelas". Jawab anak ke empat dengan suara terbata - bata. Mendengar jawaban itu induknya hanya meneteskan air mata karena dia memahami apa yang sudah terjadi pada anaknya yang ke- tiga. Kemudian dia memberi penguatan agar mereka tetap semangat menjalani hidup.

"Ayo..., hajar lagi...., tendang dikepalanya".Suara teriakan terdengar riuh. Induk ayam mencoba mendekati arah munculnya suara tapi tidak terlalu dekat. Dan dia melihat kerumunan orang melingkar pada dua ekor ayam yang sedang diadu. Dia coba memperhatikan ternyata sala satunya adalah anaknya yang ke - empat. Dengan seragam pisau tajam si kakinya, dia berdiri kokoh dan kuat memperliatkan keberaniannya. Induknya langsung tersenyum bangga menyaksikan anaknya menang dalam pertandingan tersebut. Anaknya terus mengukir prestasi dan membanggakan induknya, tetapi akhirnya ia mati juga dikalahkan sama ayam lain.

Di waktu yang lain, suatu kebanggan luar biasa dari seekor induk juga ketika itu dia menyaksikan suara emas yang sangat merdu dari anaknya yang ke-lima. Saat itu anaknya mengikuti kontes ayam yang memiliki suara merdu. Anaknya pun selalu mendapatkan banyak penghargaan untuk kontes itu. Tetapi sayangnya dia diracuni oleh orang yang iri dengan suaranya dan mati. Lalu induk ayam itupun mati dan mereka saling bertemu di dunia lain. musik dan tari – tarian mengiringi kedatangan induk mereka di dunia yang lain. lalu mereka menikmati makan malam bersama sambil berbincang dan bercanda ria. “Hidup itu dingin, tidak melihat apa – apa, tenang dan tidak bergerak, hingga kamu membusuk”, kata telur yang tak sempat menetas. “Hidup di bumi itu sepih, sendirian di tempat yang sempit dan gelap. kelaparan, dan kamu tidak akan mendengarkan siapa – siapa, lalu mati”, ayam pertama menolak pendapat telur. “Tidak,, hidup itu siksaan, dimana kamu diterkam oleh makluk buas yang tak punya hati, yang akan menusuk kuku – kuku panjangnya pada tubuh mungilmu, lalu kamu dicabik – cabik hingga berdarah – darah, kemudian kamu lenyap dimakannya”, pendapat ayam ke dua tentang hidup. lalu ayam ke tiga menyambung. Dia berpendapat bahawa hidup itu hanya ada saat kamu masih kecil. setelah dewasa kamu akan merasakan ada sesuatu yang menggenggamu saat kamu tertidur, lalu kamu merasakan sebuah barang tajam bergerak di bagian bawah lehermu dan mautpun menghampirimu, kamu hanya bisa berteriak itupun hanya beberapa saat. “Kalian semua salah” sambung ayam ke empat. “Hidup itu indah, kamu akan bertarung dengan gagah dan berani, dengan ototmu yang kuat dan dilengkapi dengan pisau dikakimu. kamu akan disanjung saat kamu menjuarai sebuah pertandingan. tetapi kesombongan akan menghancurkanmu”. lanjut ayam ke empat. lalu ayam ke lima berkata, “aku hampir sama dengan ayam ke empat bahwa hidup itu indah, dan kamu harus selalu berhati – hati dalam menjalankannya, karena semakin kamu sukses, maka semakin banyak orang yang akan merasa iri dengan keadaanmu.

Pada akhirnya induk ayam menyatukan semua pendapat mereka, “Sebenarnya sudah ada yang mengatur hidup kita semua. Dia adalah Tuhan. Dia mengatur semuanya tentang apa yang terjadi dan akan terjadi. Kita hanya diminta untuk selalu berbuat baik kepada siapapun dan dimanapun.

By: Kristo Temang (Aris)

Kisah munculnya nama "weri ata" (“Menanam Orang”)

Kisah ini berdasarkan kemampuan ingatan dan pemahaman narasumber. Mohon maaf jika terjadi perbedaan pemahaman atau perbedaan isi cerita. Penulis sangat mengharapkan masukan anda jika memiliki atau memahami dengan jelas tentang kisah ini.

Pada zaman dahulu hiduplah sebuah keluarga kecil di sebuah hutan yang sekarang disebut kampung Desu, Desa Gulung, Kecamatan Satarmese utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.Tetapi sebelum ke sana, Poca dulu hidup di belang sebelum pindah ke kampung Desu karena tidak nyaman hidup bersama pendatang baru keturunan Wangsa Ngkuléng. Keluarga kecil ini terdiri dari sepasang suami istri dan anak sematawayang mereka yang diberi nama Tandang. Kehidupan keseharian mereka adalah berburu dan meramu untuk mempertahankan hidup mereka.

Semakin berjalannya waktu, mereka kesulitan mendapatkan makanan karena buah - buahan dan binatang buruan semakin berkurang dan sulit ditangkap. Poca ayah dari si Tandang bingung mendapatkan makana untuk menghidupkan keluarga kecilnya. Suatu ketika, saat Poca berada di tengah hutan untuk mencari makan, dia beristirahat dibawah pohon karena merasa lelah berburu seharian. Tiba - tiba dia mendengar suara aneh yang tidak jelas sumbernya, memanggil namanya. " Pocaaaa" suara yang bergema itu memanggilnya. Dia mengangkat kepalanya dan mencoba dengan cermat mendengarkan suara itu. "Pocaaaaa" dengan jelas dia mendengar suara memanggil namanya. "Iyooo ite" (bahasa daerah yang artinya "iyaaa Tuan"), jawab si Poca. "Tundu apa dhau e?"( "apa yang sedang kamu pikirkan?"), suara itu menanyakan si Poca. "Aku ite tundu mose one kilo koeg, kawe wua haju kaku toe dumpu, ngo taang wase kole kaku toe haeng, wina agu anak gaku ga toe manga hang" ("saya sedang memikirkan kehidupan keluarga kecilku, karna saya suda tidak bisa mendapatkan buah- buahan dan buruan, sedangkan istri dan anakku sedang kelaparan"). Jawab Poca dengan suara yang lemah. “eme nggitu hau diang rimu puar mese hoo, poka taungs lehau haju mesed poli hitu tapa eme dango hajud” (kalau begitu kamu harus menebang hutan yang ada di sini semampumu, kemudian bakar sisa – sisa tumbuhan yang sudah kering”), suara itu memerintahnya untuk membersihkan lahan.

Lalau Poca mengikuti semuah perintahnya. dia menghabiskan waktunya selama beberapa bulan untuk membersihkan lahan tersebut. Alat yang digunakannya adalah batu karena saat itu masih zaman batu. setelah kering dia membakarnya menggunakan batu api. Kemudian suara misterius itu muncul lagi. kali ini dia menyuruh sesuatu yang berat untuk dilakukan. Suara itu menyuruhnya untuk membunuh anak satu – satunya. Poca tidak pernah menceritakan kejadian itu kepada istrinya. Dia menyadari bahwa istrinya tidak akan setuju dengan apa yang diperintahkan melalui suara itu. Karena kebingungan menghadapi kelaparan, Poca akhirnya merencanakan pembunuhan anaknya.

Hari itu Poca mengajak Tandang anaknya untuk bersama – sama dengan dia ke tempat yang sudah dibersihkan. Dengan sikap polos dan tidak mengetahui apa – apa, Tandang mengikuti ajakan ayahnya. dengan menggunakan batu yang tajam, Poca membunuh Tandang kemudian dicincangnya lalu ditebar keseluruh bagian lahan yang sudah dibersihkan sesuai perintah yang didengarnya lewat suara misterius itu. lalu turunlah hujan deras, disertai angin kencang di tempat tersebut. lalu Poca pulang ke rumah dengan hati yang sedih memikirkan anak kesayangan mereka. Ngalas melihat poca berjalan sendiri pulang ke rumah. Dia tidak melihat Tandang anak kesayanganya. Poca mempertanggung jawabkan bahwa Tandang hilang di tengah hutan saat dia sedang berburu. Saat itu juga si Ngalas menangis dan memarahi suaminya yang tidak menjaga anak mereka.

Beberapa minggu kemudian, Poca sangat merindukan anaknya yang telah dibunuhnya. Dia ingin melihat bekas – bekas daging dan dara anaknya. Dia tidak melihat sedikitpun darah apalagi daging di tempat itu. Hanya sebuah batu lempeng tajam yang digunakann untuk memotong dan batu datar panjang yang digunakan untuk alas saat dia memotongnya (sampai saat ini kedua batu tersebut masih ada di tempat itu “weri ata”). Sedangkan pada lahan ditumbuhi berbagai macam tanaman pangan dan hortikultura. “Hitu ngasangn ne woja” (“Yang itu namanya padi”), suara itu muncul saat dia memegang tanaman padi. “Hitu latung” (“kalau yang itu jagung”). begitulah dia memberi naman semua tanaman yang tumbuh di tempat itu. Selain padi dan jagung ada juga Ndesi (labu kuning), timung (mentimun) dan masih banyak tanaman lainnya.

Tibalah saatnaya tanaman – tanaman tersebut untuk dipanen. jagungnya sudah berisi, padi sudah mau menguning, labu kuning dan mentimunpun sudah berbuah, kacang – kacangan juga siap untuk dipanen. saat Ngalas istri poca memegang sala satu jagung tersebut untuk dipanen, tiba – tiba muncul suara dari dalam jagung “ Ende... aku cee” (“Ibu.. anakmu di sini). mendengar suara itu, dia tidak berani untuk mengambil jagung tersebut. Tetapi ada sebagian jagung yang tidak mengeluarkan suara ketika dipegang, jagung itulah yang diambilnya untuk dimakan. demikian pun tanaman – tanaman yang lain.

“Ende...aku cee”. kalimat tersebut selalu dipikirkan Ngalas saat perjalanan pulang ke rumahnya. Dalam hati dia memikirkan kenapa jagung itu mengatan hal itu padanya saat dipegangnya. Tetapi dia mencoba untuk diam hingga sampai dirumah dia tidak sanggup menahan rasa penasarannya itu. Dia lalu menceritakan kejadian itu pada Poca suaminya. Mendengar cerita itu Poca langsung meneteskan air matanya merindukan anak kesayangan mereka. Ngalah malah kebingungan melihat tingkah Poca. Poca menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada istrinya. Ngalas yang merasa telah dibohongi suaminya sangat marah. Sedangkan Poca yang merasa bersalah hanya terdiam dan mengakui kesalahannya.

Sejak saat itu corak kehidupan mereka berubah dari berburu dan meramu ke budaya bercocok tanam. Poca juga mengambil istri yang ke dua yaitu Menjing dan menghasilkan keturunan yang sekarang menghuni kampung Desu dan Tampar juga ada yang tersebar ke beberapa tempat di Flores.

Kisah ini diceritakan secara turun temurun dari nenek moyang masyarakat Desu. Ini dipercayakan oleh masyarakat Desu sebagai kisah nyata dengan beberapa alat bukti. Poca, Ngalas dan Menjing adalah benar – benar nenek moyang masyarakat Desu. Kuburan mereka bertiga baru saja dipindahkan di depan “Mbaru tembong” (Rumah Adat) Desu.Sedangkan tempat yang digunakan untuk menebarkan potongan - potongan daging manusia itu, sampai sekarang disebut "Weri Ata".

By: Kristo Temang (Aris)

Senin, 04 Juli 2016

Cara Membuat Paragraf Yang Kalimat Pertamanya Menjorok Kedalam (Text Indent) Pada Blog WordPress

Anda bingung dan pengen tahu bagaimana cara membuat paragraph yang kalimat pertamanya menjorok kedalam? Sekarang saya harap tidak lagi. Karena tutor kali ini yang akan menghapus kebingungan

Anda dengan seketika. Gak perlu panjang lebar membentangkan sayap, mari kita simak apa yang akan di terangkan di bawah ini dan segera praktekkan untuk mendapatkan nuansa baru di posting-posting anda. Langkahnya cukup mudah tinggal copas (copy-paste) kan kode yang berada di kotak di bawah ke area penulisan posting Anda, tepatnya pada mode “HTML”. Kemudian tulis apa yang akan anda tulis pada “Tulis tulisan disini”, ingat masih pada mode “HTML”.

Kemudian pada saat Anda akan menuliskan paragraph yang selanjutnya, Anda tidak perlu melakukan copas untuk kode tersebut, Lalu bagaimana? Cukup mudah, Anda tinggal kembali ke mode “VISUAL”. Pada akhir paragraph pertama, tinggal tekan “Enter” saja. Dan hasilnya, akan terciptalah paragraph yang kalimat pertamanya menjorok ke dalam. Kemudian lanjutkan dengan pengetikan posting Anda. Selamat Mencoba…

klik link brikut https://mediacerebri.wordpress.com/2010/04/23/cara-membuat-paragraf-yang-kalimat-pertamanya-menjorok-kedalam-text-indent-pada-blog-wordpress/#more-449

Pinduhurani “si penyejuk Jiwa” & Laputi “si Pembawa damai”

Hai sobat perkenalkan namaku Kristoforus Temang. Teman – temanku biasa memanggilku “Kris”. Aku adalah salah satu peserta Program Sarjana Mengajar Pemenuhan Guru Produktif SMK, yang sering disingkat SMPGP SMK tahun pelajaran 2015/2016. Program SMPGP SMK merupakan program rintisan kementrian pendidikan tinggi (sekarang diganti menjadi kemenristekdikti) dan bekerja sama dengan beberapa universitas ternama di Indonesia sebagai pengelolah program. Aku dan dua puluh Sembilan orang temanku adalah peserta dibawah pengelolaan Universitas Negeri Yogyakarta. Kami ditempatkan di beberapa smk di beberapa wilayah di tanah air tercinta Indonesia. Tugas kami saat dikontrakkan selama satu tahun adalah menutupi kekurangan guru bidang produktif di SMK, yaitu sebagai pendidik untuk mencerdaskan anak bangsa terutama pengetahuan dan keterampilan pada bidang produktif. Sebuah anugrah terbesar buat aku adalah ketika aku harus menjalankan tugas pengabdianku tepat di sarangnya tempat wisata hehehe,,,, yaitu di Kecamatan Tabundung, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Aku dan satu orang teman perempuan namanya Holly Pethan ditempatkan di SMK Negeri 1 Tabundung. Hobiku menyanyi sobat, meski tak satupun lagu yang ku ciptakan sendiri hehehe…. Hobi menyanyi bukan berarti harus bisa bikin lagu ya kan sob ???. Suarakupun tidak bagus – bagus amat, tapi tida jelek juga sob, yah lumayanlah untuk lomba menyanyi tingkat RT hehehe… Selain menyanyi aku juga punya hobi jalan – jalan, traveling kita tante,,, hehehe, teman – teman guru orang sumba sering menyebutnya “Laku Anga” hik,,hik,,,hik. Pas banget sob jadinya traveling sambil menyanyi hehehe asik. Nah hobi laku anga itulah yang akan ku ceritakan kali ini sobat.

Saat itu tepat tanggal 24 September 2015 adalah hari libur Nasional merayakan Idul Adha bagi teman – teman dan saudara kita yang Muslim. Hehehe tanggalnya ditulis pake tinta merah sob, tau sendiri itu artinya aku dan teman – teman guru gak perlu repot – repot ke sekolah termasuk sobat ya kan? Aku dan beberapa teman - teman guru tentu saja tidak merayakan Idul Adha, karena mayoritas guru dan masyarakat kecamatan tabundung beragama Kristen Protestan dan Katholik. Kami mengisi waktu liburan itu dengan berwisata. Kami sudah merencanakan liburan ini dua hari sebelumnya. Terutama persiapan konsumsi sob, hehehe jalan – jalan kalau tidak makan itu sama sekali tidak lucu sob wkwkwk. Kami bersepakat untuk mengumpulkan uang sepuluh ribu per orang untuk beli dua ekor ayam yang nanti akan dijadikan lauk. Maklum sob waktu itu dompet lagi menipis bahkan saat ini pun sama tipisnya hehehe.. tapi itu tidak pernah mengurungkan niat ku untuk laku anga sob. Dua ekor ayam hasil patungan itu dimasak di mess sekolah, di sana ada ibu guru cantik namanya Ibu Aty, sssttt jangan diganggu sob dia suda punya calon wkwkwkwk.

Rute wisata yang pertama kami adalah Pantai Pinduhurani. Pantai ini terletak diwilayah selatan Kecamatan Tabundung Kabupaten Sumba Timur. Aku bersama tema – teman juga bebera orang siswa hingga berjumlah sekitar 20-an orang beramai - ramai menggunakan sepedamotor. Persiapan fisik yang matang dan kendaraan yang mantap merupakan suatu keharusan agar bisa sampai ke tempat ini sob. Aku bersama Sepri (salah satu siwa kelas XII di SMK Tabundung) menggunakan sepeda motor WIN miliknya. Kami harus meyusuri jalan yang rusak, berlubang, mendaki kemudian menurun yang curam dan berjalan di atas batu - batu lepas. Jalan menuju tempat ini rupanya sudah lama tidak diperhatikan. Aku dan Sepri terjatuh disebuah belokan menurun di atas batu - batu lepas. Hingga betisku menggandeng dan mencium mesrah kenalpot panas sepedamotor yang kami gunakan. Menembusi bulu - bulu kakiku. Tentu saja rasanya sakit sekali sob. Apalagi saya hanya menggunakan celana pendek sebatas lutut sehingga tidak sampai menutupi betisku. Sepri juga mendapat luka kecil pada jari kakinya. Sepedamotor win milik Sepri sedikit tergores dibagian lampu depan dan tali pengikat lampunya putus. Hehehe maklum motor tua sob segala sesuatunya serba diikat. Kami berhenti sejenak untuk memperbaiki beberapa onderdil motor yang sempat terlepas termasuk mengikat lampu depan yang terlepas. Teman – temanku malah tertawa melihat kami terjatuh, apalagi saat melihat betiskuku berasap saat terbakar oleh panasnya kenalpot, hahaha aku pun ikut tertawa. Sambil menahan kesakitan aku tetap semangat untuk terus menempu perjalanan sampai finish.

Setelah kurang lebih satu jam perjalanan, akhirnya sampai juga di tempat tujuan kami yang pertama. Pantai Pinduhurari. Tentu saja pantai ini sangat indah sob . Terdapat hampatan pasir yang panjang dan sangat bersih, tanpa ada kotoran yang akan mengganggu pandangan yang penuh semangat dariku. Mataku berat untuk berkedip, tak ingin sedetikpun gerakan gulungan ombak yang putih bersih bermanjaan dengan pasir yang setia menemanyinya dilewatkan begitu saja. Di pinggiran pantai ditumbuhi tumbuhan sejenis pandan dan beberapa bakau yang hijau menambah keindahan panorama pantai. Di sana juga terdapat bukit bertebing yang ditumbuhi tumbuhan hijau seolah sedang berdiri tegak menikmati indahnya gulingan ombak yang cukup tinggi. Aku melihat mereka semua tersenyum ketika melihat aku terkejut saat kaki lukaku dijilat air laut yang membuatnya menjadi pedis. Keindahan ini dimanfaatkan untuk berpose ria bersama teman - teman dengan gaya masing - masing tanpa ada rasa beban.

Kami menghabiskan waktu di pantai dengan berfoto bersama. Ada sebagian dari kami termasuk aku mandi di laut yang ombaknya cukup besar. Tiupan angin serta percikan obak benar – benar memberi kesejukan meski di bawah teriknya matahari yang terus mengamati kebahagiaan kami. Rasa capek setelah melewati jalanan yang rusak terobati. Seperti ada sesuatu yang merasuk ke dalam jiwa yang menyejukkan dan memberi semangat baru. Berbagai kegiatan kami lakukan untuk menghabiskan waktu di sana. Beberapa orang menangkap kepiting yang berkeliaran di pinggiran pantai. Yang lain asik berkejar – kejaran sambil tertawa bahagia. Ada juga yang mengungkapkan rasa bahagianya dengan melukis di pasir. Sungguh nyaman dan damai berada di sana sob.

Jam satu siang, kami makan siang bersama di bawah teduh tumbuhan pantai sambil menikmati hembusan angin pantai yang sejuk seolah menambah nikmatnya makan siang. Kami membawa bekal makan siang masing - masing. Hari ini bekalku dan Ibu Holly adalah nasi kuning buatan Ibu Holly yaitu teman guru program sarjana mengajar yang sama - sama ditempatkan di SMKN Tabundung. Lauknya adalah daging ayam patungan, hehehe biar patungan tapi rasanya lebih enak sob.

Setelah makan siang kami segera menuju ke tempat wisata yang ke dua, yang tidak asing lagi bagi masyarakat Sumba Timur apalagi warga masyarakat kecamatan tabundung. Tempat ini sangat heksotis dan terlindung karena masuk dalam wilayah Taman Nasional, yaitu Taman Nasional Laiwangi Wanggameti. Tempat yang dimaksud adalah air terjun Laputi. Air terjun ini terletak di wilayah Desa Praingkareha Kecamatan Tabundung. Kurang lebih lima belas kilo meter dari pusat kecamatan. Jalanan aspal hanya sampai pada simpang menuju air terjun sob. Dari sana kita harus berjalan kaki dengan tanjakan yang lumayan menguras tenaga. Berjalan hanya sekitar sepuluh menit dari simpang, akhirnya kami sampai juga sob.

Namanya air terjun laputi. Air yang bersih itu jatuh secara perlahan di jurang yang berbatu - batu. Lumut hijau bertumbuh menyelimuti bebatuan terhias indah dipinggiran putihnya cucuran air yang bertingkat - tingkat dengan ketinggian kurang lebih dua puluh meter. Sementara dipinggir air terjun terdapat tumbuhan merambat yang tampak segar, hijau dan terlihat cerah seolah selalu tersenyum ramah menyambutku yang baru pertama kali datang ditempat itu. Aku terdiam dan berdiri mencoba mengamati jatuhan air yang tak pernah putus.

Aku tanggalkan bajuku dan yang tersisa hanya singlet abu - abu dengan celana pendek biru. Perlahan - lahan Aku dekatkan tubuhku sampai mengenai cucuran air yang terlihat putih dan bersih. Sejuk sekali rasanya saat air itu membasahi kepalaku dan mencium hangat punggungku hingga kakiku. Sepertinya aku sudah terhanyut dalam belaiannya dan tak ingin berhenti menikmatinya. Aku menikmatinya dalam beberapa menit, kupejamkan mataku, ku resapi dan kurasakan detik demi detik. Jatuhan air dipunggungku seperti mengurutku dengan kasih sayang seolah dia tidak ingin melihat punggungku terasa sakit karena melewati perjalanan jauh. Kecapean saat perjalanan terbayar dengan menikmati keindahan alam ini. Teman - temanku yang lainpun tidak menyia - nyiakan kesempatan ini. Ada bermacam gaya yang ditunjukkan untuk mengabadikan momen terindah itu. Selain gambar dalam bentuk foto, aku juga sempat mengabadikan air terjun ini dalam bentuk video meskipun durasinya sangat singkat. Aku dan teman - temanku ingin menunjukkan bahwa kami pernah berada di tempat terindah ini sobat.

“Entah karena aku tidak mengajak matahari untuk bersama di tempat itu?”. Dia pergi dengan wajah suram dan mencoba menenggelamkan diri di balik bukit, seolah memaksaku untuk segera meninggalkan tempat itu, sebab aku harus pulang dengan menempuh perjalanan yang cukup jauh. Aku mencoba mengangkat kakiku meski berat. Melangkahkan kakiku secara perlahan menjauh dan meninggalkan tempat itu, sambil mendengung dalam hati “aku akan kembali dan punya banyak waktu untuknya”. Kami pulang meninggalkan tempat itu dengan senyum ceriah dan semangat baru. Aku hanya mengharapkan jika suatu saat aku punya waktu untuk ke sini lagi, aku akan melihat keceriaan dan senyuman pada wajahnya indah mempesona tanpa seekor semutpun yang mencoba merusaknya dan membuatnya menjadi murung.

Selasa, 20 Agustus 2013

Project POP - Bohong - karaoke

JADWAL TERBARU TAHAP PELAKSANAAN TES CPNS 2013

         Jadwal Tes CPNS menggunakan sistem CAT akan dimulai tanggal 29 September 2013, sedangkan tes CPNS menggunakan LJK akan dilaksanakan tanggal 3 November 2013. Bagi rekan yang berencana mengikuti tes CPNS 2013, berikut ini berita terbaru seputar pelaksanaan Tes CPNS, bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar sudah menerima master soal Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) untuk Ujian CPNS tahun 2013, yang yang disusun oleh Konsorsium 10 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Penyerahan master soal yang dilakukan di Kementerian PANRB tanggal 19 Agustus 2013, yang dihadiri oleh tim Panselnas Pengadaan CPNS antara lain dari Lemsaneg, Kemendikbud, Puspendik, BKN, BPPT, BIN, dan konsorsium PTN. Master soal tersebut kemudian oleh Menteri PANRB diserahkan kepada Tim dari Puspendik untuk diverifikasi dan divalidasi untuk keakuratan dan kelayanakan. 

Ada beberapa hal yang disampaikan Kementerian PANRB dan Panitia seleksi nasional pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengenai persiapan tes CPNS 2013 yaitu ...
  • Mengapresiasi tim konsorsium karena telah membantu Tim Panselnas dalam menyusun soal tes CPNS tahun 2013. 
  • Menegaskan agar seluruh tim kerja Panselnas tahun 2013 segera menyiapkan perangkat pelaksanaan dan pedoman, sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Serta melaporkan progress setiap tahapannya dengan memperhatikan jadwal yang sudah direncanakan. 
  • Penerimaan CPNS diharapkan dapat menjadi pondasi pembentukan PNS profesional dan birokrasi Indonesia yang modern menuju birokrasi kelas dunia. 
  • Pelaksanaan tes CPNS dibagi dalam dua metode, yaitu sitem yang menggunakan Lembar Jawab Komputer (LJK) dan sistem Computer Assested Test (CAT).  Bagi yang melaksanakan sistem CAT, Tes CPNS akan dimulai pada tanggal 29 September 2013. Ada 19 Kementerian dan Lembaga yang telah mendaftar untuk difasilitasi pelaksanaan tes CPNS 2013 dengan sistem CAT.
  • Tes CPNS melalui sistem LJK baik dari kategori 2 maupun pelamar umum direncanakan dilaksanakan secara serentak pada tanggal 3 November 2013. 
  • Menghimbau kepada para pelamar yang ikut Ujian CPNS baik dari pelamar umum, Honorer K2, jangan terkecoh dan terbujuk rayu, iming-iming  orang bisa meluluskan menjadi CPNS, itu tidak benar.  Sebab kementerian PANRB sudah banyak menerima laporan semacam itu. Lebih baik laporkan saja ke Kementerian PANRB apabila ada orang yang menyatakan demikian. 
  • Pengadaan CPNS tahun 2013 ini dilakukan secara terbuka dan transparan, dari segi kelulusan nanti juga akan diumumkan secara terbuka di media massa. Yang perlu disiapkan oleh para peserta Tes, belajar sungguh-sungguh dan fokus.
  • Jadwal Tes Kompetensi Dasar (TKD) dan Tes Kompetensi Bidang (TKB) akan diadakan tanggal 29 September 2013 bagi yang menggunakan sistem CAT untuk Pelamar Umum, dan jadwal tes dengan Lembar Jawaban Komputer (LJK) untuk pelamar umum dan Honorer Kategori 2 tanggal 3 November 2013, sedangkan jadwal tes bagi sekolah kedinasan mulai September sampai dengan Oktober 2013.
Berikut ini jadwal terbaru tahapan pelaksanaan Tes CPNS 2013
Demikian yang dapat disampaikan

sumber : http://rodajaman.blogspot.com/2013/08/jadwal-terbaru-tahapan-pelaksanaan-tes.html

Project Pop - BOHONG